SIPAT Sistem Perlindungan Aktif Tikungan Tajam

Memuat sistem...

Logo SMAN 4 Muara Teweh

SIPAT

Sistem Perlindungan Aktif Tikungan Tajam

Menu

QR Code SIPAT

Masukkan Nama

Nama Anda akan tercantum di setiap feedback

Feedback

-

Apa itu SIPAT?

SIPAT (Sistem Perlindungan Aktif Tikungan Tajam) adalah alat yang bertujuan meningkatkan keselamatan pengendara di tikungan. Alat ini mendeteksi kendaraan yang melaju terlalu cepat, lalu memberikan peringatan berupa bunyi dan lampu ke dua arah jalan agar pengendara lebih waspada dan mengurangi kecepatan.

Kenapa SIPAT menjadi ide ?

Melihat kondisi jalan di Muara Teweh dan sekitarnya, kami membuat alat sederhana yang bisa mendeteksi kecepatan kendaraan di tikungan tajam dan memberikan peringatan ke kedua arah sekaligus. Tujuannya supaya pengendara yang melanggar batas kecepatan sadar, dan pengendara dari arah berlawanan juga bisa waspada.

Cara Kerja SIPAT

Zona 1
Zona 1 - Deteksi Radar

Deteksi Radar

Radar aktif mendeteksi kendaraan di tikungan

Sensor radar dipasang di tikungan untuk mendeteksi kehadiran & kecepatan kendaraan

Zona 2
Zona 2 - Peringatan Buzzer

Peringatan Buzzer

Buzzer aktif jika kecepatan terlalu tinggi

Jika kendaraan terdeteksi melebihi batas kecepatan, buzzer langsung berbunyi

Zona 3
Zona 3 - LED 2 Arah

LED 2 Arah

LED menyala ke kedua sisi tikungan

LED dipasang menghadap 2 arah agar pengendara dari kedua sisi saling mengetahui

Jalan Muara Teweh

Kondisi Jalan di Muara Teweh

Muara Teweh, ibukota Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, memiliki banyak ruas jalan dengan tikungan tajam terutama di jalur antar-kecamatan dan jalur Trans Kalimantan. Beberapa titik yang rawan antara lain:

Jalan Trans Kalimantan, ruas Muara Teweh – Tamiang Layang

Jalan menuju Kecamatan Lahei (jalur perbukitan)

Jalan poros desa di sekitar Sungai Barito

Jalan penghubung ke Kecamatan Montallat

Kondisi jalan yang berkelok-kelok dengan minim penerangan dan rambu peringatan membuat banyak pengendara, terutama yang tidak familiar dengan medan, sering masuk tikungan dengan kecepatan tinggi. SIPAT dirancang untuk dikembangkan dan dipasang di titik-titik tersebut.

Data Kecelakaan Barito Utara

Berdasarkan data laka Barito Utara, kecelakaan lalu lintas di tikungan tajam tercatat sebagai salah satu penyebab, terutama pada malam hari dan musim hujan dimana jalan licin dan jarak pandang terbatas. Kebanyakan korban adalah pengendara roda dua.

Kenapa LED harus 2 arah?

Di tikungan tajam seperti jalur Muara Teweh–Tamiang Layang, pengendara dari arah berlawanan juga berisiko karena tidak bisa melihat kendaraan dari sisi lain. LED 2 arah memastikan kedua sisi tikungan mendapat peringatan visual bersamaan.

Potensi Pengembangan di Muara Teweh

Dipasang di titik rawan kecelakaan yang sudah diidentifikasi Polres Barito Utara

Ditambah panel surya untuk daerah yang belum terjangkau listrik PLN

Dikoneksikan ke IoT untuk monitoring jarak jauh oleh petugas lalu lintas

Diperluas ke jalur-jalur tikungan di kecamatan lain seperti Lahei dan Montallat

Logo SMAN 4

Tentang Proyek

Kependidikan

Proyek SIPAT merupakan proyek demi keperluan kependidikan yang dibuat oleh Dwi Yenima, dengan dukungan dari SMAN 4 Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.