Memuat sistem...
Sistem Perlindungan Aktif Tikungan Tajam
Masukkan Nama
Nama Anda akan tercantum di setiap feedback
SIPAT (Sistem Perlindungan Aktif Tikungan Tajam) adalah alat yang bertujuan meningkatkan keselamatan pengendara di tikungan. Alat ini mendeteksi kendaraan yang melaju terlalu cepat, lalu memberikan peringatan berupa bunyi dan lampu ke dua arah jalan agar pengendara lebih waspada dan mengurangi kecepatan.
Kenapa SIPAT menjadi ide ?
Melihat kondisi jalan di Muara Teweh dan sekitarnya, kami membuat alat sederhana yang bisa mendeteksi kecepatan kendaraan di tikungan tajam dan memberikan peringatan ke kedua arah sekaligus. Tujuannya supaya pengendara yang melanggar batas kecepatan sadar, dan pengendara dari arah berlawanan juga bisa waspada.
Cara Kerja SIPAT
Deteksi Radar
Radar aktif mendeteksi kendaraan di tikungan
Sensor radar dipasang di tikungan untuk mendeteksi kehadiran & kecepatan kendaraan
Peringatan Buzzer
Buzzer aktif jika kecepatan terlalu tinggi
Jika kendaraan terdeteksi melebihi batas kecepatan, buzzer langsung berbunyi
LED 2 Arah
LED menyala ke kedua sisi tikungan
LED dipasang menghadap 2 arah agar pengendara dari kedua sisi saling mengetahui
Muara Teweh, ibukota Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, memiliki banyak ruas jalan dengan tikungan tajam terutama di jalur antar-kecamatan dan jalur Trans Kalimantan. Beberapa titik yang rawan antara lain:
Jalan Trans Kalimantan, ruas Muara Teweh – Tamiang Layang
Jalan menuju Kecamatan Lahei (jalur perbukitan)
Jalan poros desa di sekitar Sungai Barito
Jalan penghubung ke Kecamatan Montallat
Kondisi jalan yang berkelok-kelok dengan minim penerangan dan rambu peringatan membuat banyak pengendara, terutama yang tidak familiar dengan medan, sering masuk tikungan dengan kecepatan tinggi. SIPAT dirancang untuk dikembangkan dan dipasang di titik-titik tersebut.
Data Kecelakaan Barito Utara
Berdasarkan data laka Barito Utara, kecelakaan lalu lintas di tikungan tajam tercatat sebagai salah satu penyebab, terutama pada malam hari dan musim hujan dimana jalan licin dan jarak pandang terbatas. Kebanyakan korban adalah pengendara roda dua.
Kenapa LED harus 2 arah?
Di tikungan tajam seperti jalur Muara Teweh–Tamiang Layang, pengendara dari arah berlawanan juga berisiko karena tidak bisa melihat kendaraan dari sisi lain. LED 2 arah memastikan kedua sisi tikungan mendapat peringatan visual bersamaan.
Potensi Pengembangan di Muara Teweh
Dipasang di titik rawan kecelakaan yang sudah diidentifikasi Polres Barito Utara
Ditambah panel surya untuk daerah yang belum terjangkau listrik PLN
Dikoneksikan ke IoT untuk monitoring jarak jauh oleh petugas lalu lintas
Diperluas ke jalur-jalur tikungan di kecamatan lain seperti Lahei dan Montallat
Tentang Proyek
Kependidikan
Proyek SIPAT merupakan proyek demi keperluan kependidikan yang dibuat oleh Dwi Yenima, dengan dukungan dari SMAN 4 Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.